SUNGAI GERINGGING|Bupati Padang Pariaman, H. Jon Kenedy Azis, secara resmi membuka kegiatan Lokakarya Implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi, yang dilaksanakan di empat sekolah menengah pertama: SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, dan SMPN 4 Sungai Geringging. Selasa 17 Juni 2025.
Lokakarya ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara efektif dan menyeluruh di satuan pendidikan.
Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari, mulai dari tanggal 17 hingga 18 Juni 2025, ini dihadiri oleh para guru dan tenaga kependidikan dari wilayah Sungai Geringging, serta menghadirkan pemateri dari kalangan praktisi pendidikan dan narasumber ahli di bidang pembelajaran berdiferensiasi.
Dalam sambutannya, Bupati Jon Kenedy Azis menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka adalah langkah besar untuk menciptakan proses belajar yang lebih relevan, menyenangkan, dan menyesuaikan dengan kebutuhan serta potensi masing-masing peserta didik.
“Melalui pembelajaran berdiferensiasi, kita memberikan ruang bagi anak-anak kita untuk tumbuh sesuai dengan kekuatan dan gaya belajar mereka masing-masing. Ini adalah bentuk nyata dari merdeka belajar yang sesungguhnya,” ujar Bupati.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan ini, Staf Ahli Bupati, Bapak Budi Mulya, Kepala BPBD Padang Pariaman, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Pariaman, yang juga memberikan arahan terkait sinergi lintas sektor dalam mendukung transformasi pendidikan di daerah.
Bupati juga mengapresiasi semangat dan partisipasi para guru dalam mengikuti lokakarya ini. Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat segera diimplementasikan di sekolah masing-masing sehingga memberikan dampak nyata bagi proses pembelajaran di kelas.
Lokakarya ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang berpihak pada murid, serta memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan di Padang Pariaman.
Sumber: Prokopim PadangPariaman

0 Komentar