PADANG|Rapat Kerja Kota (Rakerkot) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Mandrova Chaniago, Jumat (16/1/2026). Penutupan Rakerkot ini menandai dimulainya fase kerja nyata pengurus KONI Padang periode 2025–2029 dalam menghadapi agenda strategis olahraga daerah, khususnya Porprov Sumatera Barat XVI Tahun 2026.
Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, menegaskan bahwa seluruh hasil dan keputusan Rakerkot harus dijadikan pedoman kerja bersama oleh seluruh insan olahraga di Kota Padang.
“Rakerkot ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi peta jalan bagi KONI dan seluruh cabang olahraga dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan, terutama Porprov 2026,” ujar Erianto.
Ia menekankan bahwa pasca Rakerkot tidak ada lagi waktu untuk menunda program. Seluruh cabang olahraga diminta segera menindaklanjuti keputusan Raker melalui program pembinaan atlet yang terarah dan berkelanjutan.
Menurut Erianto, keberhasilan meraih prestasi maksimal tidak bisa dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan olahraga.
“Kunci utama prestasi adalah kebersamaan. Sinergi antara KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah harus terus diperkuat,” tegasnya.
Erianto juga menyampaikan optimisme bahwa dengan kerja kolektif dan komitmen yang kuat, Kota Padang mampu tampil maksimal pada Porprov 2026, terlebih dengan status sebagai tuan rumah.
“Target kita jelas. Tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga berprestasi dan Semangat Padang Juara harus kita wujudkan melalui kerja nyata,” tutup Erianto.(*)


0 Komentar