BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner

Basurah Adat Bawah Payuang di Padang, 15 Kelompok Meriahkan Pelestarian Budaya Minangkabau

PADANG|Upaya melestarikan adat dan budaya Minangkabau terus dilakukan melalui keterlibatan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Basurah Adat Bawah Payuang yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (26–27 September 2026), di Gedung Serbaguna Belimbing, Kota Padang.

Kegiatan tersebut diikuti 15 kelompok, dengan masing-masing kelompok sedikitnya 10 peserta. Salah satu kelompok yang turut ambil bagian yakni Peserta Lomba Bypass Sakato.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang serta anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Muhammad Khalidi Al Khair (Khalil).

Khalil mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya Minangkabau. Ia juga menyatakan akan memberikan insentif kepada kelompok peserta.

“Kepada seluruh kelompok peserta, saya akan memberikan insentif kepada masing-masing kelompok Basurah Adat yang telah berpartisipasi dan berjuang melestarikan warisan budaya kita,” ujar Khalil, Sabtu (26/9/2026)

Menurutnya, kegiatan Basurah Adat Bawah Payuang menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mempertahankan nilai-nilai adat Minangkabau di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat pemahaman terhadap falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) serta mendorong generasi muda agar tetap mengenal dan melestarikan budaya Minangkabau.

Pelibatan masyarakat, pemerintah daerah, pelaku seni dan budaya, serta generasi muda dinilai penting agar tradisi Minangkabau tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (*/David)

Posting Komentar

0 Komentar