PADANG|Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup II Tahun 2026 resmi digelar di ADT Badminton Hall, Balai Baru, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Jumat (30/10/2026).
Kejuaraan ini akan berlangsung hingga Minggu 1 November 2026 dan diikuti 71 atlet dari lima kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Turnamen tersebut menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga remaja sekaligus ajang mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding. Sebanyak lima nomor dipertandingkan, meliputi tunggal pra-usia dini putra, usia dini putra, anak-anak putra, remaja putra, dan remaja putri.
Ketua Pelaksana, Akhiruddin, mengatakan Anak Negeri Cup II merupakan bagian dari upaya mendukung pembinaan dan pengembangan bulutangkis di Sumatera Barat. Selain memperebutkan gelar juara, peserta juga berkesempatan membawa pulang piala bergilir Anak Negeri Cup yang pada edisi pertama diraih PB KONI Provinsi Sumatera Barat.
Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, menegaskan komitmennya mendukung pembinaan bulutangkis melalui program berkelanjutan, penyelenggaraan kejuaraan, dan penguatan anggaran.
Ia mengungkapkan, anggaran yang dipersiapkan untuk mendukung kegiatan PBSI Kota Padang pada 2027 mencapai Rp960 juta. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi bulutangkis Kota Padang.
![]() |
| Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto memberikan sambutan dalam acara pembukaan Turnamen Bulutangkis Anak Negeri Cup II Tahun 2026. |
"Kami berharap anggaran ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembinaan dan peningkatan prestasi atlet. KONI bersama PBSI juga akan mempersiapkan Anak Negeri Cup III serta program pembinaan yang lebih terarah," ujar Erianto.
Ia juga meminta PBSI Kota Padang mengevaluasi penyusunan kalender kejuaraan agar tidak terjadi benturan jadwal. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci agar setiap kegiatan berjalan maksimal dan pembinaan atlet lebih efektif.
Erianto turut menekankan pentingnya pembinaan sejak usia dini dengan dukungan pelatih, klub, dan orang tua. Selain melahirkan atlet berprestasi, olahraga juga berperan membentuk karakter, kedisiplinan, dan sportivitas generasi muda serta menjadi kegiatan positif untuk mencegah kenakalan remaja.
"Melalui semangat Padang Juara dan Padang Berlomba, kita ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Padang," tegasnya sebelum secara resmi membuka turnamen.
Sementara itu, Plt Ketua PBSI Kota Padang, Deni Darlizon, mengapresiasi dukungan KONI dan anggota DPRD terhadap penyelenggaraan kejuaraan bulutangkis. Ia menyebutkan, PBSI juga telah menjalin komunikasi untuk mempersiapkan dukungan anggaran sekitar Rp100 juta bagi kegiatan bulutangkis pada 2027.
Menurut Deni, kompetisi harus menjadi sarana evaluasi bagi atlet dan klub, bukan sekadar mengejar gelar juara. Ia berharap intensitas kejuaraan di Kota Padang semakin meningkat sehingga atlet memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan kemampuan.
Dukungan juga disampaikan Kepala Bidang Olahraga Dispora Kota Padang, Adlin Gusmar. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, KONI, PBSI, DPRD, klub, dan masyarakat dalam membangun pembinaan olahraga yang berkelanjutan sesuai semangat Padang Berlomba, Padang Berolahraga.
Pembukaan turnamen turut dihadiri unsur Polsek Kuranji, PMI Kota Padang, Wakil Sekretaris Umum KONI Kota Padang Dedi Prima Maha Rajo Dirajo, Sekretaris PBSI Kota Padang Akhiruddin, serta pengurus dan insan olahraga lainnya.
Melalui Anak Negeri Cup II Tahun 2026, diharapkan lahir atlet-atlet bulutangkis muda potensial yang mampu bersaing di tingkat daerah hingga nasional.(*/DP)




0 Komentar