SIJUNJUNG|Bupati Sijunjung, Dr. Benny Dwifa Yuswir, S.STP., M.Si., melantik dan mengambil sumpah jabatan Brista Yozi, S.Si., sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kinantan periode 2026–2031. Pelantikan berlangsung di ruang kerja Bupati Sijunjung, Jumat (23/10/2026).
Pelantikan ini menjadi babak baru bagi Perumda Kinantan dalam memperbaiki kinerja dan tata kelola perusahaan daerah. Direktur yang baru dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama kondisi tiga unit usaha yang dikelola, yakni stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), hotel, dan bengkel.
Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa mengucapkan selamat kepada Brista Yozi atas amanah yang diberikan. Ia berharap direktur baru mampu menjalankan tugas secara profesional, menyelesaikan berbagai persoalan perusahaan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan Kabupaten Sijunjung.
“Mudah-mudahan direktur yang baru bisa mengemban amanah dengan baik dan bisa menyelesaikan perusahaan daerah dengan segala tantangan dan rintangan yang ada, dan tentu bisa memberikan manfaat untuk Kabupaten Sijunjung,” ujar Benny.
Bupati secara terbuka menyoroti kondisi tiga unit usaha Perumda Kinantan yang dinilai memerlukan perhatian serius. Menurutnya, pembenahan harus menjadi prioritas agar perusahaan daerah tersebut mampu bangkit dan berkembang.
“Dari tiga kegiatan perusahaan daerah yang kita punya, khusus Perusda Kinantan, kita punya unit usaha SPBU, hotel, dan bengkel. Dua sakit, satu hampir sakit,” ungkapnya.
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi direktur baru untuk melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari sistem pengelolaan, manajemen operasional, hingga kondisi keuangan setiap unit usaha.
Sebagai langkah awal, Benny memberikan waktu penyesuaian selama tiga hingga enam bulan kepada Brista Yozi untuk menginventarisasi berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan. Masa tersebut diharapkan dimanfaatkan untuk memetakan kondisi masing-masing unit usaha, mengidentifikasi kendala, dan menyusun strategi pembenahan yang terukur.
Selain itu, direktur baru diminta memperkuat sistem internal serta membangun koordinasi yang baik dengan dewan pengawas dan jajaran manajemen. Sinergi tersebut dinilai penting agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Benny juga menyampaikan terima kasih kepada Ardon, direktur sebelumnya, atas pengabdian dan kontribusinya selama dua periode memimpin Perumda Kinantan. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh.
Brista Yozi yang merupakan mantan anggota DPRD Sijunjung diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman dan jejaring yang dimilikinya untuk mendorong pembenahan perusahaan, meningkatkan kualitas manajemen, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak.
Ke depan, Perumda Kinantan diharapkan mampu bertransformasi menjadi badan usaha yang sehat secara finansial, dikelola secara profesional, dan berorientasi pada keuntungan (profit-oriented), dengan tetap memperhatikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Keberhasilan pembenahan tersebut akan menjadi salah satu tolok ukur kepemimpinan Brista Yozi selama periode 2026–2031, terutama dalam meningkatkan kinerja unit usaha, mengoptimalkan aset daerah, dan memperbesar kontribusi perusahaan terhadap pendapatan Kabupaten Sijunjung.
Pelantikan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Sijunjung, Hadiatullah Montela; Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Jaheri, S.Sos., M.Si.; Plt. Asisten II Setdakab, Bobby Roespandi; Dewan Pengawas Perumda Kinantan, Emil Evan; Kepala Bagian Perekonomian Setdakab, Sarwo Edi; serta sejumlah pejabat dari Inspektorat, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda), dan tamu undangan lainnya.(Dicko/Danus)


0 Komentar