PADANG|Persaingan cabang olahraga (cabor) gulat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 resmi dimulai. Pertandingan berlangsung di G Sports Center, Minggu (4/10/2026).
Pembukaan pertandingan dilakukan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama. Dalam kesempatan tersebut, Dipo meminta seluruh atlet yang bertanding menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh latihan di arena, tetapi juga kedisiplinan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Berlatih itu jangan saja di tempat latihan. Berlatihlah juga di rumah. Perhatikan waktu, disiplin, jam tidur dan jam makan,” ujar Dipo saat membuka pertandingan gulat Porprov XVI Sumbar.
Ia menegaskan, pola hidup disiplin merupakan bagian penting dalam membentuk atlet yang memiliki prestasi. Karena itu, atlet diminta mampu menjaga kondisi fisik, mengatur waktu istirahat serta memperhatikan pola makan selama mengikuti pertandingan.
Selain itu, Dipo mengajak para atlet muda untuk belajar dari para senior dan atlet berpengalaman yang turut hadir dalam Porprov XVI Sumbar. Pengalaman para senior dinilai dapat menjadi modal berharga dalam meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.
Dipo menyebut, Porprov tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar medali. Lebih dari itu, ajang olahraga tingkat provinsi ini merupakan bagian dari proses pembinaan dan pemetaan atlet Sumatera Barat untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
“Kami akan melihat hasil performa dari sini untuk persiapan ke 2027,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Sumbar, Andree Algamar, menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada seluruh atlet gulat dari kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Ia meminta atlet, wasit, dan juri bersama-sama menjaga kualitas pertandingan serta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Selamat bertanding, tetap jaga sportivitas. Kita ingin sama-sama menghadirkan pertandingan yang berkualitas,” ujar Andree.
Andree juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap pelaksanaan Porprov XVI Sumbar. Menurutnya, meskipun masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan, pelaksanaan Porprov tahun ini patut disyukuri setelah vakum selama delapan tahun.
“Kita perlu bersyukur setelah delapan tahun Porprov ini tidak ada. Tahun ini berkat dukungan KONI dan seluruh jajaran, kita bisa kembali menampilkan hasil daripada latihan selama ini,” katanya.
Dimulainya pertandingan gulat menjadi momentum bagi para pegulat dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat untuk menunjukkan hasil pembinaan yang telah mereka jalani sekaligus bersaing memperebutkan medali Porprov XVI.
Di balik persaingan di atas matras, ajang ini juga menjadi bagian penting dalam proses pencarian dan pembinaan atlet potensial Sumatera Barat untuk menghadapi agenda olahraga pada tingkat yang lebih tinggi.(*)



0 Komentar