Kompetisi yang diikuti 32 tim ini berlangsung di kawasan Binuang, Kota Padang, dengan dukungan pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Padang dari Partai Gerindra, Wahyu Hidayat, serta KONI dan Dispora Kota Padang.
Wahyu Hidayat mengatakan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi anak nagari dan generasi muda untuk mengembangkan bakat, menjaga kebugaran, serta mempererat silaturahmi.
“Pesertanya 32 tim. Kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak nagari, agar bisa berolahraga dan berkompetisi secara sehat, bukan hanya untuk tim profesional,” ujar Wahyu.
Menurutnya, kegiatan olahraga berbasis masyarakat juga dapat menjadi alternatif aktivitas positif bagi generasi muda, sekaligus mendukung upaya pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Ia berharap turnamen ini berlangsung sportif dan berkelanjutan sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan para peserta, tetapi juga masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, menyambut positif penyelenggaraan Kuranji Cup 2026.
Menurutnya, kompetisi tingkat masyarakat berperan penting dalam meningkatkan partisipasi olahraga sekaligus membuka peluang munculnya bibit-bibit atlet potensial.
Melalui turnamen ini, diharapkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan antaranak nagari semakin kuat, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya olahraga di Kota Padang. (*)

0 Komentar