PADANG|Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang melaksanakan kegiatan Gelar Kreativitas Relawan di Lapangan Apeksi, Kompleks Kantor Wali Kota Padang, dengan memperhatikan kondisi lingkungan serta aspek kesehatan dan keselamatan peserta di tengah kabut asap yang melanda Kota Padang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PMI Kota Padang dalam meningkatkan kapasitas, kreativitas, solidaritas, dan semangat pengabdian relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan. Selain menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai situasi kedaruratan.
Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, SH, MM, mengatakan Gelar Kreativitas Relawan PMI merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas relawan, sekaligus memperkuat semangat kepedulian serta jiwa kemanusiaan sejak usia dini.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pelatihan agar relawan semakin terampil menghadapi berbagai kondisi dan tantangan di lapangan, termasuk situasi Kota Padang saat ini yang tengah dilanda kabut asap.
Melalui kegiatan tersebut, relawan diharapkan mampu memahami risiko lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan kesehatan dan keselamatan diri sendiri maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Terkait kondisi kabut asap, Zulhardi menegaskan bahwa kualitas udara merupakan hal yang perlu mendapat perhatian serius, terutama bagi kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Karena itu, aspek kesehatan dan keselamatan peserta menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pelaksanaan kegiatan.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan telah didahului dengan komunikasi dan koordinasi bersama para pemangku kepentingan (stakeholder) serta pihak berwenang yang berkaitan dengan kondisi lingkungan, kesehatan, dan penyelenggaraan kegiatan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempertimbangkan kelayakan pelaksanaan kegiatan dengan memperhatikan situasi dan perkembangan kondisi di lapangan.
Selain koordinasi, penyelenggara juga menerapkan langkah-langkah perlindungan kesehatan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan. Upaya tersebut meliputi penyampaian imbauan kesehatan, penggunaan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap, penyediaan akses air minum, pemantauan kondisi peserta, serta kesiapan memberikan penanganan apabila terdapat peserta yang mengalami keluhan kesehatan.
Zulhardi menegaskan, setiap kegiatan kemanusiaan harus senantiasa berjalan seiring dengan prinsip kehati-hatian dan perlindungan terhadap keselamatan manusia. Kepatuhan terhadap protokol kesehatan serta arahan instansi berwenang menjadi bagian penting dalam setiap penyelenggaraan kegiatan, terutama ketika kondisi lingkungan memerlukan perhatian khusus.
Ia juga mengajak seluruh relawan dan masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara serta imbauan dari instansi berwenang. Apabila kondisi kualitas udara atau kesehatan dinilai tidak memungkinkan kegiatan dilanjutkan secara aman, penyesuaian kegiatan, penghentian sementara, atau penjadwalan ulang perlu dipertimbangkan demi keselamatan bersama.
Melalui lomba Gelar Kreativitas Relawan ini, Zulhardi berharap semangat kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian para relawan terus tumbuh. Lebih dari itu, para relawan diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan dengan tetap mengedepankan kewaspadaan serta perlindungan kesehatan.
"PMI Kota Padang berkomitmen untuk terus menjalankan misi kemanusiaan secara bertanggung jawab, dengan mengedepankan koordinasi, kewaspadaan, dan perlindungan kesehatan masyarakat," ungkapnya. (*)

0 Komentar